Kemnaker.com – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat tata kelola Program Pemagangan Indonesia–Jepang sebagai salah satu instrumen strategis peningkatan kompetensi dan daya saing tenaga kerja Indonesia di tingkat global.
Penegasan tersebut disampaikan dalam rangka memastikan pelaksanaan program pemagangan berjalan akuntabel, transparan, dan berorientasi pada perlindungan peserta, sejalan dengan kebijakan ketenagakerjaan nasional.
Penguatan Tata Kelola untuk Program yang Berkelanjutan
Menaker menekankan bahwa penguatan tata kelola menjadi kunci utama agar Program Pemagangan Indonesia–Jepang dapat memberikan manfaat optimal bagi peserta dan negara. Tata kelola yang kuat diperlukan untuk menjamin:
- Kepastian hukum bagi seluruh pemangku kepentingan
- Pelaksanaan program sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan
- Perlindungan hak dan keselamatan peserta pemagangan
Dengan tata kelola yang baik, program pemagangan diharapkan berjalan berkelanjutan dan berintegritas.
Fokus pada Kualitas dan Perlindungan Peserta
Dalam arahannya, Menaker menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelatihan dan pembekalan peserta sebelum diberangkatkan ke Jepang.
Pemerintah memastikan bahwa setiap peserta memperoleh:
- Informasi yang jelas terkait kontrak dan mekanisme program
- Perlindungan selama masa pemagangan
- Pendampingan dan pengawasan yang memadai
Langkah ini diambil untuk mencegah potensi penyimpangan dan memastikan program berjalan sesuai tujuan.
Sinergi Lintas Lembaga dan Mitra Jepang
Menaker juga menekankan pentingnya sinergi antara kementerian/lembaga terkait, pemerintah daerah, serta mitra di Jepang. Kerja sama yang solid diperlukan agar proses seleksi, penempatan, hingga pemulangan peserta dapat berjalan tertib dan terkoordinasi.
Kolaborasi ini sekaligus memperkuat kepercayaan mitra internasional terhadap kualitas tenaga kerja Indonesia.
Dorong Daya Saing Tenaga Kerja Nasional
Program Pemagangan Indonesia–Jepang dipandang sebagai sarana strategis dalam menyiapkan tenaga kerja yang:
- Kompeten dan berdaya saing global
- Memiliki etos kerja dan disiplin tinggi
- Siap berkontribusi dalam pembangunan nasional setelah kembali ke Tanah Air
Menaker berharap lulusan program pemagangan dapat menjadi agen transfer pengetahuan dan keterampilan di dalam negeri.
Komitmen Pemerintah
Pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan terhadap pelaksanaan Program Pemagangan Indonesia–Jepang. Penguatan tata kelola menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan program ketenagakerjaan yang berkualitas, berkeadilan, dan berpihak pada kepentingan nasional.
Penekanan Menaker terhadap penguatan tata kelola Program Pemagangan Indonesia–Jepang menjadi langkah strategis untuk memastikan program berjalan profesional, melindungi peserta, dan meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia. Dengan tata kelola yang kuat, program pemagangan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta, industri, dan bangsa.
